Tuesday, 11 September 2018

Katakan Apa Yang Kita Inginkan, Bukan Yang Tidak Kita Inginkan

Ketika Perasaannya Terluka

Adakah bagi seorang Ibu tanpa penyesalan setiap harinya ? rasanya seperti ada yang sakit di sini, sepeti tertusuk sesuatu, tapi entah apakah itu ? sakit karena melakukan kesalahan yang sama berkali-kali, sakit karena tak mampu menjadi yang terbaik. Tak dapat memahami perasaan dan hati kecil mereka.
" Ibu, berhenti dulu..... (Saat Ibunya mulai sibuk)
" Ibu, dengarkan dulu....(saat Ibunya mulai lelah)
" Ibu, Jangan....(saat Ibunya membersihkan mainan)
" Ibu, Sakit.... (saat Ibunya mulai mencubit)

dan ada lebih banyak kata-kata keluhan yang keluar dari mulut mereka, tapi sikap acuh itu masih saja sama hingga saat ini, dan akhirnya saat bentakan menyakiti perasaan mereka, mereka hanya bisa berkata.

" Ibuuu, Sayaaang...". merengek untuk di peluk.

dan akhirnya, mereka yang merengek minta untuk di maafkan. yang katanya orang tua malah merasa paling benar. 

hari ini hanya ada banyak sekali kata "MAAF" untuk mereka yang selalu tersakiti perasaannya dan merasa terabaikan. Maafkan Ibu.

Ketika Anak saya yang pertama mulai marah dan membentak, dan berkata,

 " Merajut-merajut terus..!!".

dan ia mulai menangis, saya yang masih kaget mendengar keluhannya, akhirnya memeluknya. dan berusaha menahan tangis. 

" Kenapa nak ?".

dan hanya tangisan saja yang terdengar, sepertinya dia benar-benar merasa terabaikan.
padahal selama ini saya mengira bahwa semuanya baik-baik saja, di saat mereka bermain, terkadang saya merajut sesaat untuk menyelesaikan pesanan tas orang. ternyata hal ini membuat kakak merasa di abaikan.

setelah perasaan anak pertama saya sudah tenang, saya panggil kedua adiknya, dan memeluk mereka bertiga, serta meminta maaf ke mereka.

" Ibu, Minta maaf ya nak kalau merajut terus, Ibu temani main lagi ya."

" Ibu juga mau, kakak mau selalu cerita yang jujur sama Ibu. Tentang apapun itu. Oke.. ? sambil menatapnya dan mengulangi kata oke, oke dan oke. dan ia hanya tertawa.

dan sekali lagi meminta maaf,

" Ibu, minta maaf ya nak, karena selalu bikin kakak sedih dan menangis ".

#gamelevel1
#day6
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kelasbundasayang
#institutibuprofesinal










0 comments:

Post a Comment